Di Hardiknas Direktur UPI Kampus Purwakarta Menyoroti Penggunaan Medsos Kalangan Pelajar SD

Di Hardiknas Direktur UPI Kampus Purwakarta Menyoroti Penggunaan Medsos Kalangan Pelajar SD

Pemkot Tasik Raih Penghargaan Terbaik III Kategori Medsos dari Menteri Kominfo
Diskominfo Berharap Pengguna Medsos di Purwakarta Lebih Bijak
Jokowi kalah di Medsos, akankah kalah di PilPres

Jabarzone.com, Purwakarta – Di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal (02.05.2018) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta, gelar sarasehan Pendidikan bersama Dosen dan Mahasiswa UPI Kampus Purwakarta yang bertemakan “Menguatkan Pendidikan Dan Memajukan Kebudayaan” yang digelar di aula Timur Kampus UPI Purwakarta Jalan Veteran Purwakarta.

Direktur Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta, Prof Turmudi, mengatakan pada Hardiknas ini lebih menyoroti kepada pengunaan media sosial (Medsos) di kalangan pelajar Sekolah Dasar (SD).

“Dunia medsos memang bukan lagi rahasia, semua orang dapat menggunakannya, namun, perlu kita waspadai, jangan sampai kebebasan  bermedsos di kuasai pelajar SD tanpa adanya batasan dan pengawasan orang tua dan guru pendidiknya,” katanya Kamis (3/5)

Menurutnya, batasan bermedsos disini bukan berarti tidak boleh bermedsos tapi diarahkan penggunaannya. “Karena ada sisi baik dari medsos dan penggunaan Internet. Jadi kita selaku orang tua dan guru pendidik dapat mengarahkan sekaligus mengawasinya ketika anak menggunakan medsos, baik itu dari Handphone maupun di komputer,” ujarnya.

Hal yang paling penting, jangan sampai anak anak kita diberikan kebebasan untuk memegang handphone, kita berikan waktu waktu tertentu untuk dalam bermedsos. “Bila dibebaskan khawatir anak anak diusianya akan terlena hingga kecanduan. Sehingga bilamana kecanduan akan sulit untuk diarahkan,” kata Wadir UPI Kampus Purwakarta H Agus Muharam.

Sementara itu, jangan kita mengandalan seseorang untuk mendidik anak kita. Namun, peran orang tua disini juga sangat penting, karena orang tua lebih banyak waktu bersama anak dari pada guru pendidiknya. “Didiklah anak anak dan lindungilah anak bangsa ini dari pengaruh budaya asing,” ucapnya. (Dego)

 

COMMENTS