Doa Bersama untuk Korban Tsunami Selat Sunda,  Abdul Kadir Karding  Menangis  

Doa Bersama untuk Korban Tsunami Selat Sunda,  Abdul Kadir Karding  Menangis  

Aty Kodong Menghibur Warga Kota Tasikmalaya, Diam-diam Ingin Dapat Jodoh Orang Tasik
Via Vallen Makin Eksis dan Fenomenal
Akhir September, Agnez Mo Rilis Album Internasional Pertama?

Jakarta – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi –Makruf Amin, Abdul Kadir Karding,  tak kuasa menahan tangis saat membuka  pentas musik sekaligus penggalangan dana dan doa bersama bagi korban tsunami Selat Sunda, di Rumah Aspirasi Rakyat  01, Jalan Proklamasi 46 Jakarta Jumat (27/12) malam.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku sangat berduka  atas  terjadinya tsunami  di Banten dan Lampung yang memakan ratusan korban jiwa.

“ Mari kita doakan arwah para korban meninggal diterima disisi Allah dan keluarga yang di tinggalkan di beri ketabahan, “ ujarnya

Karding menangis ketika menyakikan lagu grup band Seventeen, yang  tiga personilnya turut menjad korban tsunami.  “Untuk mengenang personil Seventeen yang meninggal, saya nyanyikan  lagu ini,” katanya.

Ia memang cukup akrab dengan para awak Seventeen. Karenanya ketika Herman,  gitaris Seventeen, mencipta lagu tentang  tentang Presiden Jokowi, copynya diserahkan ke Karding.

“Copy lagu itu ada di saya,” kata alumnus Universitas Diponegoro  (Undip) Semarang tu.

Tsunami  Selat Sunda merenggut  ratusan korban jiwa termasuk tiga personil Seventeen. Mereka tengah tampil menghibur karyawan Perusahaan Listrik Negara (PLN)  di kawasan Tanjung Lesung ketika tsunami menerjang  sekitar pukul 21.30 WIB , Sabtu (22/12) lalu.

Riefian Fajarsyah atau Ifan merupakan satu-satunya personil Seventeen yang selamat. Tiga rekan Ifan yakni yakni Bani (bassist), Herman (gitaris), dan Andi (drummer) meninggal.

Istri Ifan, Dylan Sahara, juga  turut menjadi korban. (Yeni)

 

 

 

 

 

COMMENTS