Faktor Utilitas dan Cuaca, Penyebab Pekerjaan Gorong Gorong di Kota Tasik Terhambat

Faktor Utilitas dan Cuaca, Penyebab Pekerjaan Gorong Gorong di Kota Tasik Terhambat

Akibat Pembangunan Proyek Drainase, Warga Keluhkan Tumpukan Brangkal Bekas Galian
Pengerjaan Revitalisasi Drainase Kota Tasik Dikeluhkan Warga Karena Bikin Macet
Material dan Brangkal dibiarkan Numpuk, Ditegur Dinas, Pemborong Drainase Malah Cuek

TASIKMALAYA – Pekerjaan paket saluran drainase atau gorong gorong yang kini tersebar dibeberapa titik Kota Tasikmalaya pelaksanaannya harus selesai  bulan Nopember dan pertengahan Desember Tahun 2017.

Namun cuaca buruk yang melanda Kota Tasik saat ini, seperti curah hujan tak menentu, ditambah beberapa utilitas milik PLN, PDAM dan Telkom, membuat beberapa paket pekerjaan yang harus selesai Bulan Nopember jadi tersendat, dan kemungkinan besar akan mengalami addendum.

Dengan alasan tadi kemungkinan paket pekerjaan yang harus selesai bulan Nopember harus di addendum alias tambah waktu. Demikian yang diutarakan Indra Risdianto, ST,
Kasie perencanaan teknis jalan dan jembatan Dinas PUPR Kota Tasikmalaya, kepada Jabarzone.com, Rabu (11/10/2017) sore melalui pesan singkat.

“Jadi salah satu faktor penghambat pekerjaan, hingga terjadi keterlambatan dilapangan, penyebabnya selain cuaca, juga adanya pekerjaan pihak diluar kita yang mempunyai utilitas, di bahu jalan seperti PLN, PDAM dan Telkom”, katanya.

Indra menambahkan bahwa mereka kehabisan biaya untuk pemindahannya, dan baru mengajukan tambahan biaya lagi ke kantor pusatnya masing masing. Seperti halnya para pemilik bangunan utilitas yang ada pada bahu jalan, diantaranya PLN Area Kota Tasikmalaya.

“Sesuai permen PU  No. 20 tahun 2010, bahwa pemindahan relokasi bangunan utilitas menjadi kewajiban pemegang ijin, bukan kewajiban kita,” kilahnya.

Terkait keluhan masyarakat, Indra berharap agar masyarakat baik pengguna jalan dan pengendara kendaraan, yang merasa terganggu, pihaknya memohon maaf atas ketidak nyamanan ini.

Jurnalis : Tono Efendi

COMMENTS