Hak Jawab PT NFU atas Berita “Perusahaan Pembuang Limbah B3 Sembarangan Wajib Ditindak”

Hak Jawab PT NFU atas Berita “Perusahaan Pembuang Limbah B3 Sembarangan Wajib Ditindak”

Miris, Kedua Bocah Pencari Kardus Bekas Ini Berkeliling Malam hari sambil Mengasuh Adiknya yang Balita
Ketua DPW FPI Kota Tasik: Banser dan FPI Adalah Aset Ummat Islam
Perum Jasa Tirta II Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kab.Bandung

Terkait berita di Jabarzone.com dengan judul “Perusahaan Pembuang Limbah B3 Sembarangan Wajib Ditindak Tegas”, maka dengan ini PT Non Ferindo Utama (NFU) belum menerima bahwa kami telah ditetapkan sebagai tersangka (Nomor B SP2HP/276/X/2019/Tipidter, perihal: Surat Pemberitahuan Perkembangan hasil penyidikan tanggal, 2 Oktober 2019, tidak disebutkan kami sebagai sebbagai tersangka.

Selain itu kami belum pernah menerima tembusan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) Apabila pihak PT NFU dijadikan tersangka sebagaimana diamanatkan dalam putusan Mahkamah Konsititusi No. 130/PUU-XII/2015.

Mengenai gudang Cirebon, bukanlah cabang kami, namun gudang tersebut hanya merupakan tempat transit sementara aki bekas yang dibawa ke pabrik PT NFU dan merupakan tempat sewaan, sehingga tidak tepat disebutkan sebagai cabang PT NFU, karena kegiatannya bukan berupa pabrik dan tidak melakukan proses produksi.

Pada alinea 7  menyebutkan; “PT NFU menyalahi PP nomor 01/2009 serta Kepbapedal nomor 1/Bapedal/09/2015 tentang tata cara dan persyaratan teknis penyimpanan limbah bahan berbahaya beracun (B3)/ PT NFU adalah pemasok utama timah hidam ke produsen aki di Indonesia selama bertahun-tahun.

Penjelasan kami, mengenai tata cara dan persyaratan teknis penyimpanan limbah bahan berbahaya beracun (B3), kami tetap menaati Kepbapedal nomor 1/Bapedal/09/2015 yaitu beratap, lantai dicor, kedap air dan penempatan dengan menggunakan pallet.

Alinea 8 yang menyebutkan: “LSM Gerakan Rakyat Pembela Tanah Air (Gerapanan) Pusat berharap aparat polisi, ditjen hukum LHK RI focus menangani kasus PT NFU karena termasuk kejahatan korporasi yang sangat serius.

Tanggapan kami, pemberitaan yang masih belum dapat dipertanggungjawabkan tersebut dapat menggiring opini masyarakat/public bahwa PT NFU adalah perusahaan yang telah melakukan kejahatan koruporasi.

Sebagai informasi, dengan ini kami sampaikan bahwa PT NFU jelas telah memiliki ijin lingkungan serta UKL-UPL sebagai berikut, 1) Amdal/UKL-UPL Nomor 902/Kep.127-DLHK/IV/2018, 2) Ijin Lingkungan Nomor 570/15/ILH.DPMPTSP/IV/2018, 3) Ijin Pemanfaatan Nomor 07.51.09 dari KLHK.

PT NFU adalah perusahaan yang berdiri sejak 1986, yang sejak pertama berdiri, kami concern bergerak dibidang pengelolaan limbah B3, khususnya aki bekas.

Untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat jurnalis sesuai dengan UU No.40 tahun 1999 dan Kode Edtik Jurnalistik sesuai Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 03/SK-DP/III/2006, kami selaku objek pemberitaan merasa berita tersebut merusak citra dan nama baik perusahaan kami. Demikian hak jawab dan hak koreksi kami.  Sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih.

Salam, Alfred Sihombing, Direktur PT. NFU

 

COMMENTS