Kapolres Purwakarta Cek Jalur Mudik Dan Kantung Penumpukan Kendaraan

Kapolres Purwakarta Cek Jalur Mudik Dan Kantung Penumpukan Kendaraan

Kunjungi Korban Longsor, Kapolres Purwakarta  Perintahkan Anak Buahnya untuk Siaga Penanganan Bencana Alam
AKBP Twedi Aditya Bennyahdi Jabat Kapolres Purwakarta
5 Pejabat Polres Purwakarta Dimutasi

Jabarzone.com, Purwakarta – Kapolres Purwakarta, bersama jajarannya, melaksanakan pengecekan jalur mudik, dari mulai jalur Alteri, hingga ruas Tol Cikampek dan Cipularang, serta kantung penumpukan kendaraan, Jumat (17/5/2019).

Selain mengecek jalur mudik lebaran 2019, Kapolres juga melakukan pengecekan terhadap 2 pembangunan Gerbang Tol (Getol) baru yakni Getol Cikampek Utama di KM 70 dan Getol Kalihurip Utama di KM 67.

“Kedua Getol tersebut berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Purwakarta dengan Kabupaten Karawang,” ujar Kapolres Purwakarta AKBP Matrius, Jumat (17/5/2019).

Lebih lanjut Kapolres Purwakarta menjelaskan, Polres Purwakarta akan mengantisipasi lebih dini, dengan cara pengecekan jalur, sehingga tidak akan terjadi penumpukan kendaraan pemudik di rest area di wilayah hukum Purwakarta, hingga mengekor melewati gerbang tol baru diwilayah Karawang.

“Polres Purwakarta pun akan selalu berkoordinasi dengan pengelola rest area, agar memberlakukan batas waktu istirahat dan batas jumlah kendaraan pemudik, sehingga kendaraan pemudik tidak terjadi penumpukan kendaraan hingga keluar rest area,” katanya.

Manager operasional PT Kadi Internasional, Edi Purwanto menegaskan, terkait target pembangunan gerbang tol baru jelang arus mudik, getol Kalihurip Utama sudah mencapai 75 persen.

“Saat arus mudik nanti Getol Kalihurip sudah bisa digunakan, karena tanggal 23 Mei mendatang merupakan target getol ini sudah bisa dioperasikan,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Purwakarta menambahkan, untuk jalur rawan kecelakaan lalulintas di jalan alteri di wilayah Purwakarta, ada 3 titik lokasi rawan kecelakaan, yakni di wilayah Kecamatan Sukatani, Bungursari dan Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta.

“Ketiga titik rawan kecelakaan tersebut merupakan daerah yang kerap terjadi kecelakaan. karena di daerah Cijantung Sukatani kondisi jalannya selain banyak tikungan juga tanjakan kalau dari arah kota Purwakarta mengarah Bandung, untuk daerah Bungursari kondisinya trek lurus dan sepi yang merupakan jalur alteri dari arah Cikampek arah sadang dan daerah Cibatu yang merupakan jalur alteri pemudik dari sadang mengarah subang dengan kondisi jalur banyak keluar masuk kendaraan,” jelasnya.

Apalagi di operasi ketupat kali ini, akan diberlakukan one way. “Bagi kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju jawa juga kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Bandung, sehingga arus dari arah sebaliknya akan diarahkan melalui jalur alteri,” ujarnya.

Pengecekan jalur mudik ini, guna mengantisipasi imbas penumpukan kendaraan pemudik baik di jalur alternatif maupun di ruas tol Cikampek dan Cipularang. Serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi calon pemudik. (Deni)

COMMENTS