Kemeninfo Terbitkan Izin Resmi Call Station Khusus YE95PK untuk HBNARF 2018

Kemeninfo Terbitkan Izin Resmi Call Station Khusus YE95PK untuk HBNARF 2018

Margiono: HPN 2018 Yang Paling Banyak Dihadiri Dubes Dan Menteri
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi
7.000 Personil Gabungan Diterjunkan Amankan Pelantikan Anies-Sandi

Jabarzone.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informasi  (Kemeninfo) Republik Indonesia telah menerbitkan izin khusus amatir radio berupa call singn khusus  untuk kegiatan Hallo Bandoeng – Netherlands Amatuer Radio Fair (HBNARF) 2018. Hal ini disampaikan Ketua Organisasi Amatuer Radio Indonesia (ORARI) Lokal Bandung Selatan Erry Ridwan Latief (callsign YB1BWI), Jumat (23/2/2018).

Call Stasiun (Callsign) Amatir Radio Khusus YE9SPK yang diterbitkan Kemeninfo tertanggal 10 Januari 2018 dan ditandatanganani atas nama Direktur Jenderal Sumber Daya Dan Perangkat Pos dan Informatika, Direktur Sumber Daya, Kementerian Komunikasi dan Informatika, DR. Dwi Handoko, M.Eng.

Menurut Erry Ridwan Latief atau yang akrab disapa Kang Erry, callsign YE9SPK akan dipergunakan selama berlangsungnya kegiatan HBNARF 2018, dan menjadi stasiun net spesial pada kegiatan tersebut.

Untuk diketahui, HBNARF 2018 merupakan kegiatan ORARI Lokal Bandung Selatan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung. Kegiatan akan berlangsung pada 23 Maret 2018 sampai 25 Maret 2018.

Lokasi kegiatan terbagi di dua tempat, yakni di Gedung Budaya Sabilulungan, Jalan Raya Soreang No.104, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dan areal rerentuhan Radio Malabar di kawasan wisata alam Gunung Puntang.

Kegiatan HBNARF 2018 ini, selain akan diisi dengan lomba kemahiran tehnik radio dan diskusi mengenai ORARI di jaman Now, sejumlah kesenian dan kebudayaan serta pameran akan mewarnai event tersebut.

Hal menarik pada HBNARF 2018 ini, khususnya para pecinta komunikasi radio, panita pelaksana akan menyediakan tempat spesial untuk kegiatan DX atau komunikasi jarak jauh di kawasan wisata alam Gunung Puntang, tepatnya di sekitar areal reruntuhan Radio Malabar yang memiliki ketinggian 1.360 dpl.

“Saya berharap, bagi teman-teman ORARI yang ingin uji coba DX di tempat ini bisa mempergunakan kesempatan pada HBNARF 2018 dengan sebaik-baiknya. Karena ini bukan hanya kegiatan Bandung Selatan, tetapi ORARI secara menyeluruh, baik Lokal, Orda maupun Pusat. Jadi, mari sama-sama kita sukseskan kegiatan ini,” ungkap Kang Erry kepada jabarzone.com, Jumaat (23/2/2018).

 

Editor : Eko TW

COMMENTS