Kuasa Hukum Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis Yakin Menangkan Perkara

Kuasa Hukum Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis Yakin Menangkan Perkara

Fajar Maritim: Narkoba Strategi Asing Lemahkan Pemuda
Sat Res Narkoba Polres Purwakarta Tidak Akan beri Ampun Bagi Sindikat Narkoba 
Berdamai, Dua ASN Pemkot Tasik, Sandra Santika dan Farhan Ghani, Akhirnya Saling Rangkul Didepan Hakim

Jabarzone.com, Ciamis – Bertempat di Auditorium Universitas Galuh Ciamis, Rabu (3/10/2018) siang tadi, Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis melakukan Pembinaan Dosen dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan Universitas Galuh Ciamis.

Kegiatan tersebut dilakukan guna menyikapi sejumlah perkara hukum yang sedang dihadapi yayasan.

Kuasa Hukum Yayasan Pendidikan Galuh Ciamis H Asep Heri Kusmayadi SH, didepan peserta pembinaan mengungkapkan, ada tiga perkara yang sedang dihadapi yayasan, dua perkara pidana dan satu perkara perdata.

“Atas laporan yayasan, tindak pidana sedang ditangani Reskrim Polres Ciamis yakni dugaan tindak pidana penggelapan, dari proses penyelidikan akan ditingkatkan ke tahap penyidikan,” ujarnya.

H. Asep Heri Kusmayadi SH

Perkara kedua, terkait gugatan pra peradilan dengan kasus dan orang yang sama (terlapor perkara pertama sebagai penggugat). Pihak yang diduga sebagai terlapor belum dinyatakan sebagai tersangka tetapi mengajukan pra peradilan.

“Harusnya setelah dinyatakan tersangka, tapi itu hak yang bersangkutan. Namun saat baru memasuki sidang pertama, melalui kuasa hukumnya pengguga mencabut gugatan pra peradilan. Otomatis majelis hakim berwenang mencabut gugatan tersebut,” terang H.Asep.

Perkara ketiga, masih kata dia, gugatan tata usaha negara yang diajukan oleh salah satu civitas akademika Universitas Galuh terkait sengketa Surat Keputusan Rektor Unigal. Menurutnya, rektor terpilih Dr. H. Yat Rospia Brata adalah sah menjadi Rektor Unigal dan sah untuk menandatangani ijazah.

“Dengan SK dimaksud, rektor terpilih sah secara hukum termasuk juga perbuatan hukum, kebijakan, kewenangan, termasuk penandatanganan ijazah, sepanjang belum ada keputusan berkekuatan hukum tetap, termasuk juga eksekusi, jika belum eksekusi tidak sah,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya dengan penuh rasa keyakinan, menegaskan akan memenangkan perkara ini apalagi obyek yang menjadi gugatan tidak benar.

Jurnalis : Tono Efendi

COMMENTS