Mengangkat Kerajinan Bordir Kota Tasikmalaya, Event Akbar TOF 2018 Akan Segera Digelar

Mengangkat Kerajinan Bordir Kota Tasikmalaya, Event Akbar TOF 2018 Akan Segera Digelar

Diresmikan Marsma TNI Saugi, BASARNAS Buka Pos SAR di Jalur Singaparna
Tinjau Proyek Drainase, Wabup Garut Minta Semua Pekerjaan Beres di Bulan Desember
Wabup Ade Sugianto Jadi Irup Upacara HUT TNI Ke 73 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

Jabarzone.com, Tasikmalaya– Perhelatan Spektakuler Event Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) segera digelar pada 12 hingga 14 Oktober 2018 mendatang.

Kesuksesan TOF 2017 lalu serasa masih teringat, gemerlap dan spektakulernya ajang rangkaian Hari Jadi Kota Tasikmalaya itu, dimana ribuan payung geulis menghiasai Event bergengsi yang sempat mendapat pujian dan penghargaan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) dimana TOF masuk dalam 100 Kota di Indonesia sebagai kandidat TOP 100 Event Nasional.

“Untuk tahun ini, TOF 2018 akan menampilkan masih mengangkat khas Kota Tasikmalaya dari daerah Kawalu pusat kerajinan yakni Bordir. Tidak hanya itu, komoditi lainnya seperti payung geulis, kelom geulis, anyaman mendong serta kerajinan khas  lainnya, juga akan menghiasi perhelatan akbar yang ditunggu-tunggu”, terang Hadian, Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, yang saat itu didampingi Kabid. Pariwisata Rita Melya juga Kasi. Pembangunan Ekonomi Kreatif Edy Sunardi, Minggu (2/9/2019) siang tadi.

Dalam TOF 2018 ini, berbagai kegiatan Event akan digelar seperti ; preanger tourism fair, expo ekraf, gelar budaya, welcome dinner muskorwil Apeksi outdoor dan carnaval budaya, juga festival calung renteng.

Menurut Hadian, untuk tempat serta lokasi dilakukan dengan satu kegiatan terpisah, yakni  di GOR Sukapura Dadaha, Jl. KHZ. Mustofa sebagai area expo, halaman bale kota dan lapangan upacara Dadaha.

TOF 2018 bertemakan “Tasik Kreatif, Tasik Resik” dan Event ini merupakan salah satu rangkaian dalam acara menyambut dan memeriahkan   Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-17 yang jatuh pada 17 Oktober 2018.

“Kegiatan ini tentunya berdasarkan hasil rakor dan evaluasi persiapan pelaksanaan kegiatan TOF yang melibatkan lintas sektoral, bahwa persiapannya hampir 90% sudah fix. Dan kami berharap dukungan dari  semua elemen masyarakat Kota Tasikmalaya,” ujar Hadian.

Adapun VAL Budaya TOF 2018, masih kata dia, akan ada promosi daerah dalam rangka membangun citra kota menuju perwujudan daerah yang unggul, promosi produk kreatif Kota Tasikmalaya mulai dari UMKM, yang termasuk pada kategori produk unggulan kota, “Promosi produk budaya dan potensi inventasi,” imbuhnya.

Selain itu, kegiatan TOF 2018 Ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kerjasama dengan daerah-daerah lain di Indonesia, sehingga secara tidak langsung kontribusi ekonomi kepada masyarakat Kota Tasikmalaya dapat dirasakan dari aktifitas selama perhelatan TOF berlangsung.

Seperti biasa, dalam TOF 2018 akan diadakan pula pergelaran karnaval budaya, hal ini bertujuan  untuk sosialisasi, pembinaan, pelestarian sekaligus pengembangan budaya lokal, membangun kerjasama kemitraan stakeholder dengan dunia usaha dan dunia industri, memotivasi kreativitaas penggiat seni serta budaya kota juga mendongkrak ekonomi kerakyatan berbasis ekraf, ungkapnya .

Dia menambahkan, dalam pelaksanaan teknis bagi peserta karnaval kreatif diajang TOF 2018,  setiap tim diwajibkan untuk mengikuti seluruh ketentuan teknis yang telah diatur oleh panitia, peserta wajib melakukan stage act yang ditampikan didepan panggung utama dengan durasi penampilan maksimal tiga menit dan tim karnaval WAJIB membuat narasi/sinopsis yang berisi penjelasan tentang ksotum dan penampilannya tersebut yang diserahkan kepada panitia maksimal H-3 pelaksanaan.

Diakhir wawancaranya, Hadian menghimbau kepada seluruh masyarakat Tasikmalaya dan umumnya yang menyaksikan secara langsung karnaval budaya, dianjurkan  untuk menggunakan baju bernuansa bordir. Ini dilakukan karena pada hari pelaksanaan karnaval budaya, akan dicanangkan sebagai “Hari Bordir Tasikmalaya”.

Jurnalis : Tono Efendi

COMMENTS