PDRI Minta Kemendikbud Hentikan Eksploitasi Dosen di Perguruan Tinggi

PDRI Minta Kemendikbud Hentikan Eksploitasi Dosen di Perguruan Tinggi

Ratusan Murid SDN Cikalang Gelar Upacara Hari Guru Nasional
SMK Tasa Purwakarta Pererat Kemitraan dengan Bank Mandiri
Diharapkan Selesai 90 hari, Proyek RKB SDN Sagalaherang IV Telan Dana 350 Juta

Jabarzone.com, Bandung- Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) mendorong semua assosiasi dosen tidak menutup mata terhadap terjadinya eksploitasi dosen di perguruan tinggi.

“Saya mengajak semua asosiasi dosen tidak diam ketika dosen perguruan tinggi swasta (PTS) diperlakukan tidak adil dengan sistem penggajian yan ada,” kata Ketua umum DPP PDRI, Ahmad Zakiyuddin, dalam seminar dan lokakarya yang melibatkan seluruh asosiasi dosen Se-Indonesia, di Swiss Belresort, Dago, Bandung, Rabu, 20 November 2019 .

Menurut Ahmad Zakiyudin, saat ini masih banyak PTS yang menggaji dosen dibawah upah minimum regional (UMR)

Selain itu, kata dia, masih banyak dosen yang diupah berdasarkan mata kuliah yang diampu, dihitung berdasarkan SKS. “Jika kuliah memasuki masa libur semester, praktis para dosen tidak mendapat penghasilan,” katanya.

Dalam seminar dan lokakarya yang difasilitasi oleh Direktorat Karier dan Kompetensi SDM Ristekdikti itu, PDRI menyampaikan beberapa rekomendasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan anta lain,

1. Mendesak Kemendikbud untuk melakukan Audit Penggajian Dosen di Semua PTS di Indonesia.
2. Mendesak Kemendikbud menghentikan eksploitasi modern di Perguruan Tinggi dengan membuat regulasi yang jelas mengenai sistem penggajian dosen di PTS sesuai dengan Indeks Kelayakan Hidup.
3. Mengusulkan Kemendikbud menambah Kkuota beasiswa studi dalam dan luar negeri dan mempermudah persyaratan untuk mendapatkan dana penelitian dan pengabdian masyarakat.
4. Mengusulkan agar dosen yang sedang tugas belajar tetap diberikan sertifikasi dosen dan dosen yang sudah memiliki jabatan fungsional untuk langsung ditetapkan sebagai penerima sertifikasi dosen.

Seminar dan lokakarya dihadiri oleh anggota dari 29 assosiasi dosen Se-Indonesia diantaranya Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI), Assosiasi Dosen Indonesia (ADI), Ahli dan Dosen RI (ADRI), Forum Dosen Indonesia (FDI), Ikatan Dosen Republik Indonesia, Persatuan Guru Besar Indonesia (PERGUBI), Assosiasi Pendidikan Guru PG PAUD, Assosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam Seluruh Indonesia.

Penulis: Esa Dira

COMMENTS