Pelatihan Agroforestry Kopi dari SCAI Cetak Petani Produktif  Berwawasan Lingkungan

Pelatihan Agroforestry Kopi dari SCAI Cetak Petani Produktif  Berwawasan Lingkungan

Begini Cara KLHK Berdayakan Petani Kopi
Cuaca Ekstrem, Warga Jabar Diminta Waspadai Bencana Banjir dan Longsor
Japati Solusi Nyata Bagi Petani Millenial

Jabarzone.com, Bandung –  Para peserta pelatihan arsitektur penanaman dan agroforestry kopi yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) mengaku puas karena mendapat pengetahuan dan pengalaman yang bisa diterapkan di daerah masing-masing.

Pelatihan diikuti  belasan petani dari berbagai daerah, dimulai Senin 20 November  berlangsung selama tiga hari, di Preanger Point, Bandung dan perkebunan kopi Pengalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.  Hari terakhir  pelatihan, Rabu 22 November 2017, para petani diajak ke perkebunan di Pangalengan untuk melihat langsung penerapan agroforestry kopi.

Pandu , peserta asal Toraja, Sulawesi Selatan, menuturkan, dirinya banyak mendapat  pemahaman baru mengenai budi daya kopi. ”Saya sekarang  jadi  tahu bagaimana budi daya kopi yang benar,’’ ujarnya.

Hal senada diutarakan peserta asal Jawa Tengah, Tardi.  Dia mengaku lewat pelatihan ini mendapat  banyak pengetahuan mengenai perkopian berikut cara budi dayanya. “Misalnya bagaimana memastikan tidak gagal panen serta mendapat kopi yang berkualitas,’’ kata Tardi.

Pelatihan yang merupakan kerjasama SCAI dan Puslitkoka Jember ini memang  dirancang  untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani dalam merencanakan usaha budidaya kopi berorientasi produktivitas, kualitas dan keberlanjutan usaha.

Salah seorang  instruktur, Setra Yuhana menuturkan, pembekalan pengetahuan mengenai arsitektur agroforestry  kopi bagi para petani menjadi penting  antara lain  karena tuntutan pasar kopi specialty yang mensyaratkan kualitas tinggi baik cita rasa maupun fisik biji kopinya.

“Budi daya kopi  saat ini menuntut kombinasi berbagai disiplin ilmu. SCAI mengambil  inisiatif membuat pelatihan  arsitektur agroforestry. Teknik budi daya kopi yang berorientasi pada produktivitas dan kualitas hasil namun ramah lingkungan,’’ katanya.

Setra Yuhana yakin pelatihan akan mencetak para petani  kopi yang handal. “Akan lahir arsitek agroforestry kopi yang akan menbangun kawasan perkopian specialty di berbagai daerah,’’ ujar anggota Dewan Pembina SCAI itu.

Rencananya SCAI akan kembali menggelar pelatihan serupa pada Maret  tahun depan.

 

Editor : Hermawan

COMMENTS