Sambut Tahun Baru Islam, Beginilah Cara Santri Pondok Pesantren Almuhajirin Mengekspresikan Diri

Sambut Tahun Baru Islam, Beginilah Cara Santri Pondok Pesantren Almuhajirin Mengekspresikan Diri

Sekdis Pendidikan Kota Tasik: Buku Panduan Magribh Mengaji Jangan Diperjual Belikan
Novel Ada Cinta Di Bangku SMA, Ambil Latar Tempat Di Puwakarta, Begini Sinopsisnya
Sekolah Sehat Jadi Inovasi Terobosan Pemkab Melalui Disdik Garut

Jabarzone.com, Purnakarya – Ratusan siswa dan santri Pondok Pesantren Almuhajirin Purwakarta rayakan dan meriahkan Tahun Baru Islam di lapangan Pasanggrahan Padjadjaran Komplek Pemda Purwakarta. Senin kemarin (10/9/2018)

Ditahun baru islam tersebut terpantau beberapa ekspresi siswa dan santri yang ditampilkan dari penampilan lukisan, marawis, paduan suara, kasidah, drama, kabaret, serta pemberian santunan kepada siswa dan santri yatim dan piatu.

“Dari sejumlah penampilan ekspresi  bagi para siswa dan santri tak lain untuk mengekspresikan semangatnya dalam menyambut 1 Muharram 1440 Hijriyah.” Hal tersebut disampaikan Kepala SMA dan MA Al-Muhajirin H R Marpu Muhidin Ilyas MA. Kamis (13/9/2018)

“Mereka sangat antusias saat diminta untuk mengekspresikan kecintaannya terhadap Tahun Baru Islam lewat lukisan,” ujarnya.

Dijelaskannya, seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap peringatan Tahun Baru Islam, santri Al-Muhajirin kerap menggelar long march dari Al-Muhajirin Kampus 1 hingga Alun-alun Purwakarta.

“Long march ini bagian dari syiar Islam sekaligus menunjukkan umat Islam itu besar dan bersatu. Pun halnya melalui lukisan, selain menanamkan nilai seni terhadap siswa, juga sebagai syiar karena pada lukisan tersebut ada pesan tentang semangat hijrah,” kata Marpu.

Dirinya menyebutkan, total ada 6.000 santri mulai dari tingkat Play Group hingga Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) yang ikut terlibat dalam memperingati Tahun Baru Islam ini. “Setelah long march, acara dipusatkan di Alun-alun Pemda Purwakarta,” ujarnya.

Sehingga ke depan, kata Marpu, berbicara tentang tahun baru itu, ya sudah tentu Tahun Baru Islam. “Kita harus bangga dengan syiar, salah satunya dengan menggunakan penanggalan hijriyah dan mengekspresikannya dengan cara-cara yang sesuai prinsip-prinsip ajaran Islam,” ucapnya.

Sementara itu kepada seluruh muslimin agar setiap mengisi pergantian tahun Hijriyah dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat seauai dengan ajaran islam. (Dego)

COMMENTS