Terlantar, Pria Paruhbaya Alumni SPG Purwakarta Ini Sehari-hari Tinggal di Trotoar

Terlantar, Pria Paruhbaya Alumni SPG Purwakarta Ini Sehari-hari Tinggal di Trotoar

Dicurigai Ingin Menculik Anak, Seorang Wanita Tertangkap Nyaris Dihakimi Warga
Purwakarta Alami Surplus, Dedi Mulyadi: Kami Belum Butuh Beras Impor
Forum Komunikasi BKPP se-Jabar Dibentuk, PNS Dilarang Keras Kampanye Praktis

Jabarzone.com, Purwakarta – Ironis, seorang sopir angkot 06, yang juga alumni Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Purwakarta angkatan ’86’ sempat terlantar hingga tinggal beralaskan kardus dan beratapkan langit di sebuah trotoar depan Kampus UPI Purwakarta di Jalan Veteran Kelurahan Nagri Kaler Kecamatan Purwakarta Kabupaten Purwakarta.

Diketahui, Rohimin (53) sopir juga alumnus SPG, diduga terserang stroke ringan, sudah tiga bulan tidak bekerja, dan tinggal di sebuah trotoar. Dan kini Rohimin sudah dilarikan ke Rumah Sakit Bayu Asih Kabupaten Purwakarta pada Kamis (30/8/2018).

Menurut pengakuan salah satu teman se alumninya di SPG Didi (53), mengatakan, Rohimin memang kini hidup sebatang karena telah bercerai dengan istrinya. Ketiga buah hati Rohimin juga memilih tinggal bersama mantan istrinya.

“Dari kabar yang didapat, Rohimin memang sekarang hidup sebatang kara. Ironisnya pas saya lihat dia lumpuh dan tinggal di trotor jalan. Sebagai teman seperjuangan di SPG dulu, akhirnya saya kumpulan teman-teman alumni 86 untuk membantunya,” katanya pada Jumat (31/8/2018).

Melalui teman se-alumni SPG angkatan 86, Rohimin terbantu dalam biaya pengobatan selama di rumah sakit. “Kami sangat prihatin melihat kondisi kawan kami. Bantuan pun langsung kami berikan saat itu juga hasil inisiatif dan kepedulian kawan-kawan. Kami juga tengah mengusahakan Rohimin bisa menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Salah seorang kawan siap menanggung preminya setiap bulan,” kata Yana Sopyana yang juga merupakan teman Rohiman yang sekarang menjadi Kepala Desa Lebak Anyar Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta.

Yana menambahkan, dirinya bersama para alumni akan mengusahakan tempat tinggal yang layak bagi Rohimin. “Paling tidak, bisa melindungi Rohimin dari teriknya matahari dan turunnya hujan, jangan seperti sekarang tinggal di trotoar,” jelasnya.

Sejumlah teman alumni SPG Purwakarta membawa Rohimin ke RSUD. Foto: jabarzone.com/dr

Ditemui terpisah, Wakil Direktur UPI Purwakarta dan pemilik Yayasan Sumber Daya Insani (Yasri), Agus Muharam,  yang juga merupakan mantan guru dari Rohimin, mengaku prihatin atas kondisi mantan muridnya itu.

“Saat mendengar kabar tentang Rohimin, terus terang saya merasa prihatin. Saya langsung mengontak beberapa relasi dan mengkoordinir kawan-kawan seangkatan Rohimin. Alhamdulillah ada tindak lanjutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Rohimin yang terbaring di Ruang Teratai RSUD Bayu Asih Purwakarta, mengucapkan rasa syukur yang mendalam dengan bantuan dari teman dan gurunya.

“Alhamdulillah saya bersyukur masih banyak peduli terhadap saya. Terimakasih atas perhatian dan bantuan kawan-kawan se alumni,” ucap Rohimin.

Jurnalis : Deni Ramdani

COMMENTS