Uu Ruzhanul Ulum: Dana Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat

Uu Ruzhanul Ulum: Dana Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kang Uu: Pesantren Harus Berdaya Secara Ekonomi
Bupati Tasik Berharap Pejabat Yang Dimutasi Tetap Khusnudzon
Kang Uu Bersyukur Kabupaten Tasikmalaya Raih WTP Empat Kali Berturut

Jabarzone.com, Tasikmalaya – Dana desa yang digulirkan untuk dipergunakan sebaik mungkin agar pembangunan di desa menjadi lebih baik lagi.

Dengan Dana Desa itu, tentunya desa punya kesempatan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, melalui pelatihan dan pemasaran kerajinan masyarakat, pengembangan usaha peternakan dan perikanan, serta pengembangan kawasan wisata melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Demikian yang diungkapkan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, saat menghadiri acara “Diseminasi Dana Desa Padat Karya Tunai untuk Masyarakat Desa yang Lebih Sejahtera” yang berlangsung di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna, Rabu (8/8/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Uu berpesan agar semua masyarakat dapat membangun desa untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat.

“Kunci sukses untuk mensejaterakan masyarakat adalah kuatnya sentuhan inisiasi, inovasi, kreasi, dan kerjasama antara aparat desa dengan masyarakat dalam mewujudkan apa yang menjadi cita-cita bersama.

Pembangunan desa tidak mungkin bisa dilakukan aparat desa sendiri, tetapi butuh dukungan, parakarsa , dan peran aktif dari masyarakat,” ucap Uu.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu dari 100 Kabupaten/Kota yang menjadi fokus Padat Karya Tunai dimana terdapat 10 desa di 6 kecamatan yang menjadi prioritas pelaksanaan Pada Karya oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), yaitu desa Kiarajangkung, Calingcing, Sundakerta Kecamatan Sukahening, desa Tanjungbarang Kecamatan Cikatomas, desa Banjarsari dan Desa Margamulya Kecamatan Sukaresik, Desa Sukakerta Kecamatan Jatiwaras, Desa Puspasari Kecamatan Puspahiang, Desa Mandalahayu dan Desa Mulyasari Kecamatan Salopa.

Dikatakannya, Kabupaten Tasikmalaya mendapat Pagu Dana Desa sebesar Rp 322.586.652.000 (Tiga Ratus Dua Puluh Dua Milyar Lima Ratus Delapan Puluh Enam Juta Enam Ratus Lima Puluh Dua Ribu Rupiah) untuk 351 Desa dan tahap 1 (satu) 20 % telah terealisasi sebesar Rp 64.517.331.800 (Enam Puluh Empat Milyar Lima Ratus Tujuh Belas Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Rupiah) pada bulan februari 2018 dan untuk tahap 2 (dua) 40 % sampai dengan hari ini telah terealisasi sebesar Rp. 109.678.352.000 (Seratus Sembilan Milyar Enam Ratus Tujuh Puluh Delapan Juta Tiga Ratus Lima Puluh Dua Ribu Rupiah) untuk 299 desa.

Dan alokasi untuk Hari Orang Kerja (HOK) program Padat karya Tunai sesuai dengan perencanaan yaitu 30 % dari Pagu Anggaran sebesar Rp. 75.764.876.100 (Tujuh Puluh Lima Milyar Tujuh Ratus Enam Puluh Empat Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Seratus Rupiah) dan telah terealisasi sebesar Rp. 22.711.175.100 (Dua Puluh Dua Milyar Tujuh Ratus Sebelas Juta Seratus Tujuh Puluh Lima Ribu Seratus Rupiah).

Dalam acara tersebut, tampak hadir Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari partai Gerindra Drs. H. Subarna, S.E., M.Si., Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Tasikmalaya.

Jurnalis : Ade Ridwan/tono

COMMENTS