Wisuda 576 Mahasiswa, STKIP Garut Kini Berubah Menjadi Istitut

Wisuda 576 Mahasiswa, STKIP Garut Kini Berubah Menjadi Istitut

Kota Tasik Didesak Segera Miliki Bumi Perkemahan dan Gedung Sekretariat Pramuka
Besok, Termin III Bantuan DAK 2018 RKB SD Cair
Sekdis Pendidikan Kota Tasik: Buku Panduan Magribh Mengaji Jangan Diperjual Belikan

Jabarzone.com, Garut – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Garut gelar wisuda Mahasiswa/Mahasiswi di gedung Intan Balarea, Jalan Patriot, Garut, Kamis (28/12)

Wisuda digelar dengan Sidang Senat Terbuka Angkatan 28 Tahun 2017,  dengan 576 wisudawan/wati diantaranya 497 wisudawan/wati program sarjana dan 79 mahasiswa Program Magister.

Ketua STKIP Garut, Dr H Nizar Alam Hamdani, pada sambutannya menyampaikan, para wisudawan harus bisa menjaga nama baik almamater, dan bisa mengabdi kepada masyarakat, sesuai dengan disiplin ilmu yang telah didapat selama mengikuti kuliah.

Nizar berharap agar para wisudawan bisa meningkatkan semangat belajar guna memenuhi studi lebih lanjut dan seterusnya agar menjadi seorang guru yang profesional, bermartabat, berdedikasi tinggi demi meningkatkan mutu pendidikan sebagai upaya untuk menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.

Selanjutnya Nizar mengatakan, ada moment bersejarah bagi STKIP Garut, dimana STKIP Garut berubah statusnya menjadi Institut Pendidikan Indonesia (IPI).  Hal itu berdasarkan SK Kementrian Ristek Dikti No. 635/KPT/I/2017. SK ini diserahkan langsung oleh Ketua Kopertis IV Prof. DR. Uman Suherman dan diterima oleh Ketua STKIP Garut, Dr H Nizar Alam Hamdani.

“Adanya perubahan status STKIP menjadi IPI maka akan membuka kesempatan yang lebih luas buatnya dalam hal berkontribusi di dunia pendidikan tidak hanya di Garut atau diPriangan Timur tetapi kita sudah bisa mencangkup tingkat nasional,” ucap Nizar.

Nizar menambahkan, IPI kini memilik 12 Program Studi (prodi), yang terdiri dari 10 prodi sarjana dan 2 prodi magister, maka masyarakat bisa dengan leluasa untuk memilih prodi yang diminatinya.

 

Jurnalis : Agus Prasetio

Editor    : Eko TW

COMMENTS